CONTOH KKA: MENETAPKAN KRITERIA AUDIT

Lembaga Audit Pemerintah

TIM AUDIT KERJA

DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI

Kertas Kerja Audit

Auditee               : Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Tahun Buku       : 2011

Dibuat Oleh        : Reni Windari

Direview Oleh   : M. Bara Ampera

PENETAPAN KRITERIA AUDIT

Tujuan

Menetapkan kriteria audit.

Langkah-langkah

  1. Nilai ketetapan karakteristik kriteria audit.
  2. Tentukan sumber kriteria audit.
  3. Kembangkan kriteria audit.
  4. Komunikasikan kriteria dengan auditee.

Hasil

1.       Menetapkan Ketetapan Karakteristik Kriteria Audit

Tim audit merumuskan kriteria pemeriksaan dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:

  1. standar kinerja yang sewajarnya;
  2. bukan standar terendah atau standar tertinggi yang dapat dicapai;
  3. mencerminkan praktek yang baik.

2.     Sumber Kriteria Audit

Untuk merumuskan kriteria yang baik, tim audit mempelajari berbagai macam peraturan, kebijakan pemerintah, dan standar yang terkait dengan pengawasan dan pengendalian barang kena cukai berupa Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) kategori tradisional dan Etil Alkohol, MMEA non-tradional dan Hasil Tembakau (HT) oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. DJBC menggunakan standar yang mengatur mengenai pengawasan dan pengendalian barang kena cukai, yaitu PP No. 5 Tahun 1997.

3.     Mengembangkan Kriteria Audit                         

Tujuan Audit Tetap 1

Apakah struktur organisasi pengawasan dan pengendalian barang kena cukai berupa Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) kategori tradisional dan Etil Alkohol, MMEA non-tradional dan Hasil Tembakau (HT)?

Kriterianya dijabarkan sebagai berikut.

1.   Menetapkan struktur organisasi yang memadai untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.

  • Adanya pejabat yang bertanggung jawab memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan.
  • Adanya pemisahan fungsi yang lebih jelas dan tegas antar unit-unit terkait.

2. Menyelenggarakan pengelolaan keuangan secara efektif dalam pelaksanaan kegiatan.

  • Adanya  biaya untuk mendukung setiap kegiatan.
  •  Adanya konsistensi pencairan dana tepat waktu 

Tujuan Audit Tetap 2

Apakah proses pengawasan dan pengendalian barang kena cukai berupa Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) kategori tradisional dan Etil Alkohol, MMEA non-tradional dan Hasil Tembakau (HT) telah sesuai dengan standar dan prosedur yang ditetapkan?

Kriterianya dijabarkan sebagai berikut.

1. Memiliki standar dalam melaksanakan kegiatan.

  • Adanya standar pengawasan dan pengendalian yang jelas berlaku pada DJBC.
  • Standar tersebut telah disosialisasikan dan diketahui oleh seluruh pegawai.
  • Standar tersebut jelas, mudah dipahami dan dimengerti.
  • Standar tersebut telah diterapkan dan dibakukan.

2. Melaksanakan kegiatan sesuai standar yang telah ditetapkan.

  • Adanya proses kegiatan pengawasan dan pengendalian barang kena cukai yang dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah dibakukan.
  • Adanya realisasi ketepatan waktu pelaksanaan kegiatan sesuai dengan standar.

3. Mengidentifikasi, menilai, dan menangani risiko-risiko yang timbul dalam proses kegiatan.

  • Adanya kegiatan mencatat dan menganalisis setiap masalah yang timbul dalam proses kegiatan .
  • Adanya kesungguhan dalam mencari solusi dan mengadakan perbaikan atas masalah yang timbul.

Tujuan Audit Tetap 3

Apakah pengawasan dan pengendalian barang kena cukai berupa Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) kategori tradisional dan Etil Alkohol, MMEA non-tradional dan Hasil Tembakau (HT) telah berjalan dan dipertanggungjawabkan dengan baik?

1.   Mengevaluasi kinerja pengawasan dan pengendalian barang kena cukai oleh DJBC.

  • Adanya informasi mengenai evaluasi kinerja pelaksanaan kegiatan.
  • Adanya pengawasan dan perbaikan atas kinerja.
  • Adanya pemeriksaan hasil kinerja pelaksanaan kegiatan oleh aparat internal maupun eksternal.

2. Mempertanggungjawabkan kinerja DJBC.

  • Adanya mekanisme pertanggungjawaban yang memadai.
  • Adanya feed back atas pertanggungjawaban yang dilakukan.

4.     Mengomunikasikan Kriteria dengan Auditee

Dalam diskusi antara auditee dengan tim audit, auditee menyetujui model kriteria yang diajukan oleh tim audit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s