Indikator Efisiensi

Kinerja suatu organisasi dinilai baik jika organisasi yang bersangkuan mampu melaksanakan tugas-tugas administrasi dan penyediaan jasanya pada tingkat yang ekonomis, efisien dan efektif. Audit kinerja atau value for money audit meliputi audit ekonomi, efisiensi, dan efektivitas.

Efisiensi (daya guna) mempunyai pengertian yang berhubungan erat dengan konsep produktivitas. Pengukuran efisiensi dilakukan dengan menggunakan perbandingan antara output yang dihasilkan terhadap input yang digunakan (cost of output). Proses kegiatan operasional dapat dikatakan efisien apabila suatu produk atau hasil kerja tertentu dapat dicapai dengan penggunaan sumber daya dan dana yang serendah-rendahnya (spending well).

Indikator kinerja yang digunakan dalam pelaksanaan audit efisiensi adalah indikator efisiensi. Indikator efisiensi merupakan ukuran terhadap hubungan antara input dengan output untuk suatu waktu tertentu.

Karena efisiensi diukur dengan membandingkan output dan input, auditor dapat mempertimbangkan beberapa perspektif untuk mengukur efisiensi, yaitu:

a.       Apakah produksi output dapat ditingkatkan pada tingkat input yang sama?

b.      Apakah produksi output dapat ditingkatkan dalam proporsi yang lebih besar daripada proporsi peningkatan input?

c.       Apakah penggunaan input dapat diturunkan untuk menghasilkan output pada tingkatan output yang sama?

d.      Apakah input dapat diturunkan dalam proporsi yang lebih besar daripada proporsi penurunan output?

Jenis indikator efiseinsi yang digunakan oleh auditor berbeda, tergantung kondisi auditnya, yaitu:

Output/ outcome tunggal

Indikator ini berguna untuk menghitung efisiensi pada kasus-kasus dimana hanya ada satu output atau outcome untuk setiap kebijakan atau sasaran, dan dimana semua input dapat dikaitkan pada output atau outcome yang sama.

Jajaran beberapa output/ outcome

Indikator ini digunakan saat kebijakan tujuan berkaitan dengan beberapa output atau outcome yang berbeda. Apabila input yang digunakan untuk menghasilkan tiap output atau outcome dapat diketahui, maka akan dapat dibentuk indikator tunggal untuk tiap output atau outcome.

Metode yang digunakan dalam menghitung efisiensi antara lain:

Indikator sederhana

Teknik analisis

Teknik analisis digunakan untuk menghitung efisiensi dengan membandingkan input dan output dalam praktek sehingga memperoleh “top of the class”. Efisiensi dihitung dengan membandingkan kinerja berbagai organisasi dengan “top of the class”. Top of class dijadikan sebagai titik referensi dan menjadi acuan untuk organisasi lainnya. Tingkat efisiensi dalam bentuk skor, yaitu organisasi yang efisien memiliki skor 100% atau angka 1. Bagi organisasi lain yang kurang efisien, biasanya lebih rendah dari 100% atau kurang dari 1. Semakin rendah skor yang diperoleh suatu organisasi, maka semakin tidak efisien organisasi tersebut sehingga perlu dipertanyakan dan perlu diadakan perubahan ke arah yang lebih baik.

1. FDH (FREE DISPOSABLE HULL)

FDH memiliki fungsi untuk mengukur skor efisiensi sejumlah organisasi dengan membandingkan kinerja mereka dan praktek terbaik. Metode yang digunakan yaitu dengan membandingkan suatu organisasi dengan organisasi sejenis yang nyata. Sedangkan, DEA dan SFA membandingkan antara suatu organisasi dengan organisasi sejenis yang maya.

2. DEA (DATA ENVELOPMENT ANALYSIS)

DEA memiliki fungsi untuk menggambar batas efisiensi mewakili output dan input yang terbaik. Metode yang dipakai adalah dengan membandingkan suatu organisasi dengan organisasi sejenis yang maya. DEA merupakan model matematika yang relatif mudah dimana berbagai paket perangkat lunak yang tersedia mampu mengukur efisiensi secara relatif mudah.

3. SFA (STOCHASTIC FRONTIER ANALYSIS)

SFA memiliki fungsi dan metode yang sama seperti DEA. Perbedaannya terletak pada cara menghitung batas efisiensi. Pada SFA batas efisiensi diplot dengan bantuan fungsi matematikadan membutuhkan asumsi yang pasti untuk membuat hubungan antara input dan output.

Referensi:

http://mohmahsun.blogspot.com/2011/04/indikator-kinerja.html

http://mohmahsun.blogspot.com/2011/04/value-for-money-audit-economy.html

http://cornelisious.wordpress.com/2013/04/18/indikator-efisiensi-dan-teknik-perhitungannya/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s